PERISTIWA

Hari ke-7 Pencarian Korban Laka Kerja Dermaga Penyeberangan, Satu Korban Ditemukan Meninggal Dunia

Foto RUSDI ANSYAH Pewarta | RUSDI ANSYAH • 26 May 2026
Hari ke-7 Pencarian Korban Laka Kerja Dermaga Penyeberangan, Satu Korban Ditemukan Meninggal Dunia

Tanjung Jabung Barat, (NN).-Memasuki hari ke-7 pencarian korban pasca kecelakaan kerja (laka kerja) di dermaga penyeberangan Dusun Sungai Limau, Desa Sungai Landak, Kecamatan Senyerang, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, tim gabungan berhasil menemukan satu korban dalam kondisi meninggal dunia.

Korban ditemukan pada Selasa (26/5) sekitar pukul 01.00 WIB dini hari di perairan Sungai Pengabuan, tepatnya di Kuala Parit 2, Desa Sungsang, Kecamatan Senyerang. Lokasi penemuan berjarak sekitar 10 mil atau 18 kilometer ke arah hulu dari lokasi kejadian.

Penemuan bermula dari laporan warga Desa Teluk Ketapang, Ardi dan Deva, yang saat itu bersama seorang rekannya, Putra, tengah dalam perjalanan pulang menggunakan pompong dari Desa Sungsang. Saat melintas di sekitar lokasi, saksi melihat benda mencurigakan mengapung di sungai yang kemudian dipastikan sebagai mayat.

Setelah menerima laporan tersebut, personel Polsek Pengabuan segera berkoordinasi dengan tim Basarnas yang masih bersiaga di lokasi awal kejadian. Sekitar pukul 03.00 WIB, tim gabungan bergerak menuju lokasi menggunakan speedboat untuk melakukan proses evakuasi.

Korban yang ditemukan diketahui berinisial I (35), warga Desa Parit Pudin, Kecamatan Pengabuan. Identifikasi awal dilakukan berdasarkan keterangan saksi selamat dari insiden tersebut, Hendri alias Andre, yang mengenali ciri pakaian korban saat bekerja.

Sekitar pukul 04.50 WIB, jenazah berhasil dievakuasi dan langsung dibawa menggunakan ambulans ke rumah duka di Desa Parit Pudin. Jenazah tiba pada pukul 06.15 WIB dan disambut pihak keluarga dalam pengawalan personel kepolisian.

Pihak keluarga memastikan identitas korban setelah proses pembukaan kantong jenazah, yang diperkuat oleh keterangan MH keluarga dekat korban.

Kapolres Tanjung Jabung Barat melalui Kasi Humas, Ipda Ucen, menyampaikan bahwa hingga saat ini masih terdapat satu korban lainnya yang belum ditemukan, yakni berinisial N.A. Tim gabungan akan terus melanjutkan upaya pencarian hingga seluruh korban berhasil ditemukan.

“Pencarian akan terus dilakukan secara maksimal dengan melibatkan tim gabungan dan masyarakat sekitar,” ujar Ipda Ucen.

Peristiwa laka kerja yang terjadi di dermaga penyeberangan tersebut sebelumnya dilaporkan akibat runtuhnya struktur jembatan saat aktivitas kerja berlangsung, yang menyebabkan sejumlah pekerja terjatuh ke sungai.

Hingga kini, proses pencarian korban terakhir masih terus dilakukan oleh tim Basarnas bersama unsur terkait dengan menyisir aliran Sungai Pengabuan dan sekitarnya. ***

Bagikan Berita Ini: