Kab. Bandung, (NN) – Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) bersama Pemerintah Desa (Pemdes) Cipeujeuh, Kecamatan Pacet, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, menggelar sosialisasi sekaligus penawaran kemitraan sebagai penyuplai bahan pangan untuk dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Cipeujeuh.
Kegiatan yang diinisiasi langsung oleh Kepala Desa Cipeujeuh, Deden Ghofaro, ini dilaksanakan di Gedung KDMP Desa Cipeujeuh pada Rabu (06/05/2026) siang.
Acara tersebut dihadiri oleh Kepala Desa Cipeujeuh, Ketua KDMP Cipeujeuh, Kepala SPPG wilayah Cipeujeuh, Ketua Yayasan SPPG, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta unsur undangan lainnya.
Dalam program ini, KDMP berperan sebagai agregator yang menampung hasil produksi petani, peternak, dan pelaku UMKM desa untuk kemudian disuplai ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) MBG setempat.

Penawaran kemitraan ini bertujuan memastikan hasil pertanian lokal dapat terserap oleh program MBG, sehingga perputaran ekonomi kembali ke masyarakat desa.
Kepala Desa Cipeujeuh, Deden Ghofaro, menyampaikan bahwa langkah ini merupakan bentuk dukungan terhadap program pemerintah pusat.
“Pada dasarnya kita mengikuti kebijakan pemerintah. Saat ini Presiden RI memiliki beberapa program unggulan, di antaranya Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dan Makan Bergizi Gratis (MBG), yang bertujuan untuk menggerakkan perekonomian di desa,” ujarnya.
Ia menambahkan, besarnya anggaran yang dialokasikan untuk program tersebut harus dimanfaatkan secara optimal.
“Gedung KDMP di Desa Cipeujeuh alhamdulillah sudah selesai 100 persen. Sangat disayangkan jika tidak dimanfaatkan. Oleh karena itu, kami berkolaborasi dengan SPPG dan pihak yayasan agar program ini berjalan sesuai aturan dan mampu menggerakkan ekonomi masyarakat, termasuk UMKM desa,” jelasnya.
Deden juga optimistis langkah ini menjadi terobosan awal yang dapat diikuti desa lain.
“Saya yakin perekonomian Desa Cipeujeuh akan berkembang. Ini merupakan gebrakan awal, bahkan menurut pendamping desa kabupaten, baru pertama kali dilakukan di Cipeujeuh. Harapannya bisa menjadi contoh bagi desa lain demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Yayasan Alaziz Ihsan Mandiri SPPG-MBG wilayah Pacet, Fanji, menyambut baik inisiatif tersebut.
“Kami dari yayasan sangat mendukung. Program MBG harus menjadi mitra strategis pemerintah dalam mengembangkan UMKM lokal melalui KDMP. Ini merupakan terobosan yang lahir dari Desa Cipeujeuh dan dorongan langsung dari kepala desa sebagai motor penggerak ekonomi masyarakat,” ungkapnya.
Ia juga berharap langkah ini dapat menginspirasi koperasi lain untuk ikut berkontribusi dalam pengembangan ekonomi lokal.
Perwakilan SPPG Desa Cipeujeuh, Ahmad, turut mengapresiasi kolaborasi tersebut.
“Kami sangat senang dengan adanya KDMP. Salah satu tujuannya memang untuk bekerja sama dengan SPPG di masing-masing wilayah. Semoga ke depan kemitraan ini dapat berjalan dengan baik,” katanya. ***